Home Teras Politik Warga Drunten Wetan Mengaku Tak Tersentuh Pembangunan Selama 20 Tahun

Warga Drunten Wetan Mengaku Tak Tersentuh Pembangunan Selama 20 Tahun

- Advertisement -

Indramayu – Jalan rusak, berlubang, dan jika hujan turun kerap seperti kubangan kerbau merupakan hal yang biasa dirasakan oleh warga Drunten Wetan, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu. Sudah berulang kali warga desa ini mengeluhkannya di media sosial, namun tak ada yang menindaklanjuti. Padahal kondisi ini telah dirasakannya selama 20 tahun.

Keluhan itu diungkapkan warga Blok kedung Waru, Desa Drunten Wetan, saat Calon Bupati Indramayu, Nina Agustina Bachtiar, berkunjung ke daerah tersebut dalam rangka memenuhi undangan warga yang sedang melaksanakan adat unjungan di Buyut Kedung Waru, pada Jum’at (9/10/2020).

Salah satu warga Drunten Wetan, Sarpan, mengungkapkan keluhan tersebut secara langsung di depan Nina. Pria paruh baya ini mengatakan wilayahnya kerap sulit diakses ketika musim penghujan. Sebab jalan penghubung ke desanya ini rusak parah. Kalaupun tak hujan, para pengguna jalan pasti melihat lubang-lubang besar di sepanjang jalan tersebut yang cukup membahayakan.

“Padahal jalan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga untuk pergi ke sawah, sekolah, pasar, dan lain-lain, namun sebegitu pentingnya bagi kami tidak mendapat perhatian dari pemerintah desa maupun kabupaten,” ungkap Sarpan.

- Advertisement -

Sementara itu warga lainnya, Nurdasim, juga mengungkapkan hal yang sama. Bahkan ia menambahkan suara warga Drunten Wetan hanya didengar ketika pemilu saja. Karena sudah banyak calon kuwu, caleg, hingga cabup yang datang dan berjanji akan mengusahakan namun kemudian mengingkari janjinya ketika sudah mendapatkan jabatan.

Nurdasim juga menegaskan bahwa warga Drunten Wetan bukannya tinggal diam. Ia menempuh segala macam proses seperti mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten agar desanya tersentuh pembangunan. Namun selama puluhan tahun ini hasilnya masih nihil.

“Jangan-jangan desa kami tidak diakui dan tidak ada di peta daerah,” keluh Nurdasim.

Untuk itulah Nurdasim tak mau lagi dibohongi oleh janji-janji dari kelompok tertentu yang hingga kini tak kunjung direalisasikan. Makanya, secara spontan ia bersama warga lainnya yang hadir disitu untuk berkomitmen mendukung dan berupaya memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Nina Agustina Bachtiar dan Lucky Hakim.

- Advertisement -

“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah mendukung kami. Doakan agar kami bisa merealisasikan janji-janji kami ketika menjadi bupati Indramayu,” ungkap Nina yang disambut tepuk tangan warga.

Nina menegaskan bahwa dirinya bersama tim perumus telah mencanangkan 99 program prioritas, yang diantaranya sektor infrastruktur. Putri mantan Kapolri Da’i Bachtiar ini berjanji melakukan betonisasi hingga jalan poros desa sepanjang 1500 km.

“Itu komitmen kami di bidang infrastruktur,” pungkas Nina.

- Advertisement -
Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments