HomeTeras HiburanSeniman di Indramayu Kini Boleh Pentas Siang dan Malam

Seniman di Indramayu Kini Boleh Pentas Siang dan Malam

Indramayu – Ratusan orang yang terdiri atas seniman panggung di Indramayu berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Indramayu pada Jum’at (11/9/2020) pagi. Dengan membawa bendera L-Musentra, mereka meminta agar Bupati Indramayu mencabut Perbup Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan AKB Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Salah satu pengunjuk rasa, Suka Wijaya, menuturkan kalau seniman di Indramayu merasa dirugikan dengan aturan tersebut. Pasalnya banyak dari pemangku hajat yang mengundang mereka meminta pengembalian sewa. Bahkan tak sedikit pula yang membatalkan penyewaan tersebut. Hal ini jelas merugikan dirinya selaku seniman panggung dan tentu saja ribuan pekerja seni lain yang datang berunjuk rasa.

“Kami meminta agar Bupati Indramayu mencabut aturan tersebut. Sebab aturan ini sangat merugikan kami selaku seniman,” ungkap Suka Wijaya.

Sementara itu di saat yang bersamaan, Toni RM, selaku koordinator unjuk rasa memaparkan bahwa kedatangan seniman-seniman ini merupakan bentuk kegelisahan. Pasalnya akibat aturan pencegahan Covid-19 tersebut membuat para seniman ini kesulitan dalam mencari nafkah.

Seniman-seniman di Indramayu dan sekitarnya, ungkap Toni, merasa dirugikan ketika penyewa mereka membatalkan pesanan hiburan akibat aturan tersebut. Permasalahan ini mesti segera diselesaikan dengan megevaluasi Perbup Nomor 36 Tahun 2020.

Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, berkesempatan menemui para seniman tersebut. Orang nomor satu di lingkaran eksekutif Indramayu ini berbicara dibalik meja dan pada intinya mengizinkan seniman di Indramayu untuk pentas siang dan malam.

“Silakan untuk melakukan pentas siang dan malam asalkan tetap menjalankan protokol kesehatan dan menyesuaikan zonasi masing-masing wilayah,” ujar Taufik Hidayat.

Zonasi yang dimaksud adalah pembagian zonasi penyebaran Covid-19 yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indramayu. Sementara itu, persyaratan lainnya yang cukup penting adalah para seniman harus bebas dari virus Corona. Sehingga diperlukan swab test yang berkesinambungan.

“Nanti Dinas Kesehatan yang akan menyediakan tesnya. Gratis,” pungkas Taufik.

Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments