HomeTeras DaerahSemburan Gas di Sukaperna Ditangani Kementerian ESDM dan Pemprov Jabar

Semburan Gas di Sukaperna Ditangani Kementerian ESDM dan Pemprov Jabar

- Advertisement -

Indramayu, Teraspendopo.com Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu bakal berkoordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat dan pihak Kementerian ESDM atas peristiwa semburan gas bercampur lumpur yang kembali terjadi di kawasan sumur tua di Blok Cilumbu Desa Sukaperna Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (3/4/2021).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian yang baru saja terulang di wilayah Desa Sukaperna, dimana semburan gas bercampur api dan lumpur kembali terjadi dan membuat kepanikan warga sekitar.

Seperti diketahui, peristiwa semburan gas itu sudah sering muncul sejak tahun 2018. Beberapa pejabat dari Kementerian ESDM dan anggota DPR RI sudah melakukan kunjungan dan analisa terkait penyebab semburan gas tersebut. Kesimpulan dari analisa apakah semburan gas tersebut berbahaya bagi warga sekitar pihaknya belum menemukan jawaban yang pasti.

“Waktu itu ditangani langsung oleh Kementerian ESDM dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan sekarang pososinya penanganan diambil alih ke Pemprov dan Pusat,” kata Aep kepada awak media.

- Advertisement -

Formalities Staf Pertamina Field Jatibarang, Renita Yulia membenarkan peristiwa tersebut, pihaknya mengaku sudah berkordinasi dengan BPBD Indramayu untuk dilakukan skenario penanganan dan penanggulangan yang sudah biasa dilakukan setiap kejadian serupa.

Informasi yang diperoleh dilapangan, semburan gas bercampur lumpur dan api itu tiba-tiba muncul di area bekas sumur minyak tua milik Pertamina. Lokasinya hanya berjarak sekira 500 meter dari permukiman warga.

Kuatnya tekanan gas menimbulkan suara gemuruh yang cukup kencang terdengar hingga 5 kilometer, yang kali ini dikuti nyala api setinggi sekitar lima meter. Kobaran api setinggi itu melebihi persitiwa sebelumnya yang terjadi pada akhir Oktober hingga awal November 2020 silam.

Guna mencegah risiko terburuk bagi warga sekitar, jajaran Polsek Tukdana telah memasang garis polisi di lokasi semburan gas tersebut.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments