Home Teras Pendidikan Sekolah yang Selenggarakan Belajar Tatap Muka Harus Izin Plt Bupati Indramayu

Sekolah yang Selenggarakan Belajar Tatap Muka Harus Izin Plt Bupati Indramayu

- Advertisement -

Indramayu – Beredarnya “Surat Pernyataan Permohonan Belajar Tatap Muka Pada Masa Pandemi Covid-19” membuat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin, membuat penegasan. Ia menegaskan bahwa Plt Bupati Indramayu belum mengizinkan dibukanya sekolah di Indramayu.

Caridin menjelaskan kegiatan belajar tatap muka di sekolah merupakan kewenangan Kepala Daerah atau Plt Bupati kalau di Indramayu. Apabila ada sekolah yang nekat membuka kegiatan tatap muka, maka akan ditutup secara paksa oleh Dinas Pendidikan.

“Surat Pernyataan Permohonan Belajar Tatap Muka Pada Masa Pandemi Covid-19” sendiri cukup viral di media sosial dan aplikasi percakapan. Inti dari surat ini menarasikan antara kegiatan hiburan dan pasar yang sudah boleh berjalan, namun sekolah masih melakukan belajar dari rumah.

Menurut Caridin, berdasarkan Surat No. 7967/C/PD/2020 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belajar tatap muka boleh dilakukan di zona hijau dan zona kuning berdasarkan hasil pemetaan gugus tugas nasional penanganan Covid-19.

- Advertisement -

“Bahkan untuk menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka, proses untuk mendapat izin dari Bupati juga panjang,” ungkap Caridin.

Caridin merinci bagi sekolah yang ingin menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka, maka diperlukan pengajuan permohonan izin ke Bupati melalui Dinas Pendidikan. Sebelumnya pengajuan tersebut harus sudah berbentuk kajian dari komite sekolah dan camat setempat, yang kemudian dikaji dulu oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kabupaten.

Tim Gugus Tugas tadi berfungsi untuk melakukan verifikasi kesiapan sekolah. Kesiapannya termasuk kesehatan guru, tenaga kependidikan, dan lain-lain yang harus dibuktikan dengan hasil tes PCR negatif.

Meski begitu yang terakhir adalah izin dari orang tua. Dimana orang tua berhak untuk tidak mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah dengan alasan kesehatan.

- Advertisement -

“Pihak kami terus mengkaji mengenai kemungkinan belajar tatap muka,” ungkap Caridin.

Jika nanti bisa dibuka secara bertahap, satuan pendidikan setingkat SMA dulu yang akan dibuka. Satuan dibawahnya akan menyusul secara bertahap.

“Surat Pernyataan Permohonan Belajar Tatap Muka Pada Masa Pandemi Covid-19” sendiri cukup viral di media sosial dan aplikasi percakapan. Inti dari surat ini menarasikan antara kegiatan hiburan dan pasar yang sudah boleh berjalan, namun sekolah masih melakukan belajar dari rumah.

Menurut Caridin, berdasarkan Surat No. 7967/C/PD/2020 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belajar tatap muka boleh dilakukan di zona hijau dan zona kuning berdasarkan hasil pemetaan gugus tugas nasional penanganan Covid-19.

“Bahkan untuk menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka, proses untuk mendapat izin dari Bupati juga panjang,” ungkap Caridin.

Caridin merinci bagi sekolah yang ingin menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka, maka diperlukan pengajuan permohonan izin ke Bupati melalui Dinas Pendidikan. Sebelumnya pengajuan tersebut harus sudah berbentuk kajian dari komite sekolah dan camat setempat, yang kemudian dikaji dulu oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kabupaten.

Tim Gugus Tugas tadi berfungsi untuk melakukan verifikasi kesiapan sekolah. Kesiapannya termasuk kesehatan guru, tenaga kependidikan, dan lain-lain yang harus dibuktikan dengan hasil tes PCR negatif.

Meski begitu yang terakhir adalah izin dari orang tua. Dimana orang tua berhak untuk tidak mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah dengan alasan kesehatan.

“Pihak kami terus mengkaji mengenai kemungkinan belajar tatap muka,” ungkap Caridin.

Jika nanti bisa dibuka secara bertahap, satuan pendidikan setingkat SMA dulu yang akan dibuka. Satuan dibawahnya akan menyusul secara bertahap.

- Advertisement -
SourceKompas
Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments