HomeTeras DaerahSebagian Pemilik Lahan Sepakati Nilai Kenaikan Ganti Rugi Petrochemical Balongan

Sebagian Pemilik Lahan Sepakati Nilai Kenaikan Ganti Rugi Petrochemical Balongan

- Advertisement -

Indramayu, Teraspendopo.com Harapan baru menuju tercapainya kesepakatan harga ganti rugi pembebasan tanah warga untuk keperluan proyek Petrochemical Balongan Indramayu kini mulai mendekati titik terang.

Wakil Ketua DPRD, Sirojudin, dalam kesaksiannya menyatakan sejumlah warga sudah ada yg menandatangani persetujuannya atas kenaikan harga 16-17% yang ditawarkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dari nilai harga sebelumnya.

“Tadi saya lihat sebagian ada yang menandatangani. Ya, kalau tanda tangan, berarti mereka setuju. Namun, bagi yang belum setuju, masih diberi kesempatan hingga 14 hari ke depan,” terang Sirojudin saat ditemui di halaman kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indramayu usai hadir dalam sesi pertama musyawarah tersebut, Selasa (16/3/2021).

Perkembangan sementara dalam Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Rugi dan Penyampaian Hasil Penilaian Bidang antara pihak Pertamina, KJPP, BPN, dan warga pemilik tanah pada dua desa hingga sore hari ini, sebanyak 71% sudah menandatangani berita acara persetujuannya.

- Advertisement -

Secara rinci Toni RM selaku kuasa hukum dari sebagian besar warga pemilik bidang mengemukakan, dari 101 warga Desa Sukaurip pemilik bidang yang hadir, sudah ada 54 orang yang menandatangani. Dan dari 130 pemilik lahan Desa Tegalsembadra, yang menerima atau menyetujui sebanyak 111.

“Jadi, dari 231 pemilik lahan yang hadir, 165 diantaranya atau 71%-nya telah menyatakan menerima atau setuju dengan kenaikan 16,8%,” jelas Toni.

Toni juga mengungkapkan bahwa persetujuan mereka mungkin didasari nilai kenaikan tersebut yang selama ini sudah ditempuh proses dan perjuangan yang cukup panjang.

Namun demikian, Toni mengaku akan mempertimbangkan lebih lanjut bagi sebagian warga yang belum mau menerima apabila mereka akan menempuh upaya hukum ke pengadilan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments