HomeTeras PolitikKejati Jawa Barat Diminta Segera Tuntaskan Kasus RTH Jatibarang

Kejati Jawa Barat Diminta Segera Tuntaskan Kasus RTH Jatibarang

- Advertisement -

Indramayu – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, ternyata bermasalah. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPR RI, Ono Surono, pada Minggu (15/11/2020) pagi di RTH Jatibarang.

Menurut Ono, pihak penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat sedang menyelidiki proyek yang menelan anggaran Rp14,4 miliar ini. Ia meminta agar pihak Kejati segera mengungkap secara tuntas masalah ini.

“Kami sudah mendengar Kejati dan BPKP sudah turun ke lapangan untuk menghitung berapa kerugian negara yang ditimbulkan. Biarkan mereka melihat sendiri hasil dari proyek yang menelan dana miliaran itu,” jelas Ono.

Ono mengaku prihatin apabila anggaran yang besar namun tidak banyak fasilitas yang didapatkan oleh masyarakat melalui RTH ini. Apalagi fasilitas yang ada pun tidak memiliki kualitas yang bagus.

- Advertisement -

“Makanya saya menggaransi, jika Nina-Lucky jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, hal-hal semacam ini tak akan terjadi lagi,” ungkap Ono.

Ketua DPD PDI Perjuangan sekaligus Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Nomor Urut 4 ini, menggaransi hal tersebut dihadapan warga setempat. Ia juga ditemani oleh Calon Bupati Indramayu, Nina Agustina, Ketua DPD PDI Perjuangan, Sirojudin, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, Abdul Rohman, serta pengurus dan relawan Nina -Lucky.

“Akan ada sanksi tegas bagi kontraktor yang melaksanakan pembangunan diluar ketentuan. Nina-Lucky akan membuat konsep yang terstruktur agar pembangunan infrastruktur publik di Indramayu bisa dinikmati oleh masyarakat dengan baik,” pugkas Ono.

- Advertisement -
Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments