HomeTeras PerjalananPrawita GENPPARI: Area Pesawahan Potensial Jadi Tempat Wisata

Prawita GENPPARI: Area Pesawahan Potensial Jadi Tempat Wisata

Tasikmalaya, Teraspendopo.com Area pesawahan sebetulnya bisa menjadi tempat pariwisata yang menarik apabila dikelola dengan baik. Potensi wisata di areal pertanian ini bisa memberikan dampak ekonomi yang besar bagi petani.

“Sesuai dengan latar belakang dan dasar pemikiran lahirnya organisasi Pegiat Ragam Wisata Nusantara (Prawita) ini adalah karena Indonesia banyak sekali memiliki potensi keragaman wisata yang sangat luar biasa. Baik yang berbasis pada keindahan alam, keindahan rasa (kuliner), keindahan desain pakaian (fashion), keragaman seni dan budaya, dan lain – lain. Nah salah satu keindahan berbasis alam yang banyak dimiliki oleh banyak daerah di Indonesia ini adalah areal pesawahan. Sebagian orang mungkin memandang biasa saja, tetapi jika dipandang dari sudut “potensi” sesungguhnya luar biasa,” ujar Ketua Umum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Leuwibudah, Sukaraja Tasikmalaya, Sabtu (13/2).

Kemudian Dede juga mencontohkan bagaimana Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali mampu menyulap areal persawahan menjadi destinasi wisata yang menarik, sehingga terkenal dengan tradisi subak yang merupakan metode pengairan sawah dengan cara berundak atau terasering. Di sana juga terdapat Museum Subak. Untuk itu maka Prawita GENPPARI akan mendorong pemerintah daerah sampai para kepala desa agar mengembangkan wisata alam berbasis lingkungan. Wujudnya, desa wisata yang menerapkan konsep Green Development Integrated Farming Tourism seperti di Tabanan tersebut. Untuk itulah perlu kebijakan daerah yang mampu mengatur dari hulu hingga hilir, melindungi dan memberdayakan petani.

Sebagai ilustrasi, kita bisa belajar bagaimana di Bali para wisatawan rela membayar lebih untuk berjalan-jalan menikmati keindahan persawahan di Tabanan. Itu bukti bahwa pertanian dan persawahan memiliki potensi wisata yang dapat membantu ketahanan ekonomi dan pangan secara terintegrasi. Masa depan milik mereka yang berinvestasi pada bisnis berkelanjutan agar roda ekonomi terus berputar dan kelestarian alam akan tetap terjaga.

“Di Jawa Barat konsep tersebut mulai banyak di kembangkan di beberapa kabupaten dan desa, meskipun belum terkelola seperti Tabanan Bali. Bahkan lokasi pesawahan tersebut tidak sekedar spot untuk selfie saja, melainkan juga sebuah wahana edukasi pertanian yang mumpuni karena basis pertanian banyak bertumpu pada pesawahan. Bahkan konsep membajak sawah, menanam padi, dan lain – lain memiliki daya tarik sendiri. Tinggal bagaimana mengemas dan mempromosikannya, karena berbicara aspek ekonomi adalah bicara soal kemasan yang mampu melahirkan daya pikat dan daya tarik para calon wisatawan. Ini hanya soal waktu saja, namun suatu saat pasti akan banyak daerah pesawan menjadi semacam g-spot kepariwisataan Indonesia,” pungkas Dede.

Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments