Home Teras Politik Pilkada Indramayu 2020 Kurang Menyentuh Kaum Muda

Pilkada Indramayu 2020 Kurang Menyentuh Kaum Muda

- Advertisement -

IndramayuDalam pemilihan bupati dan wakil bupati Indramayu yang akn diselenggarakan secara serentak bersama dengan kabupaten lainnya pada 9 Desember mendatang, dirasakan masih belum menyasar kelompok pemuda. Bahkan para pemuda itu hanya dijadikan sebagai objek kampanye semata.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Indramayu, Yoga Rahadiansyah, dalam diskusi di Teras IWO (Ikatan Wartawan Online) pada Sabtu (29/08/2020) sore.

Diskusi yang mengangkat tema “Pilkada Indramayu Dimata Kaum Millenial” yang berlangsung di kantor IWO tersebut, Yoga memaparkan bahwa para politisi lokal tidak melibatkan para pemuda tadi sebagai aktor.

“Mereka hanya menjadi objek, padahal jumlahnya cukup besar,” ungkap Yoga.

- Advertisement -

Yoga memaparkan bahwa suara kaum muda mengisi 40% dari total jumlah suara yang diperebutkan para calon kontestan pilkada. Sayangnya, kata Yoga, jumlah sebanyak itu hanya dijadikan sebagai objek saja. Sementara peranan mereka dikesampingkan.

Padahal, lanjutnya, ada 58 organisasi kepemudaan termasuk organisasi mahasiswa yang ada di Indramayu. Sayangnya karena tidak tersentuh oleh sosialisasi masif dari penyelenggara maupun kontestan, maka mereka seolah apatis dan menganggap politik itu buruk.

Sementara itu pemateri lainnya, yakni Ketua Komunitas Kanda.id, Mugni Fadil Romadhoni memaparkan sosialisasi dari penyelenggara tidak mengena di mata pemuda.

“KPU Indramayu harus lebih kreatif lagi dalam mensosialisasikan Pilkada melalui media sosial, agar kaum milenial ini menjadi tertarik dan antusias untuk mengikuti proses pesta demokrasi hingga hari pencoblosan berlangsung” ujar Mugni.

- Advertisement -

Mugni menuturkan selayaknya KPU menyentuh generasi milenial tadi dengan bahasa yang sesuai zaman. Misalnya memperbanyak konten-konten di media sosial dengan meme maupun gambar-gambar yang lebih kreatif.

- Advertisement -
Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments