TerasPendopo.comTerasPendopo.com Informasi Aktual dan Terbaru

Pertamina RU VI Gelar Monev Program TJSL, Banyak yang Mengaku Terbantu

Indramayu – Untuk memastikan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berjalan sesuai rencana, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan menggelar Forum Monitoring dan Evaluasi Program.

Saat ini, PT KPI RU VI Balongan menjalankan tujuh program TJSL, yaitu PESONA (Pertamina Support Orang dengan HIV/AIDS), PETA (Pemuda Tangguh Bencana), PERINTIS (Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa), WIRALODRA (Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah), FORDERIN (Forum Welder Indramayu), Pengembangan Taman Kehati & Mangoes Center, dan Pemberdayaan Warga Binaan LAPAS Indramayu.

Andromedo Cahyo Purnomo, Officer I CSR RU VI Balongan, mengharapkan agar Monitoring dan Evaluasi Program ini dapat memberikan solusi dan masukan kepada mitra binaan yang menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. “Semoga forum ini juga menjadi penyemangat bagi mitra binaan dalam menjalankan program untuk menjadi mandiri dan maju,” ungkap Andromedo.

Kegiatan tersebut diadakan di Rumah Makan Rumah Mertua dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait tujuh program TJSL CSR RU VI, misalnya SLB Mutiara Hati, Kelompok Wong Tanggul Ceblok (WTC), KPAI (Komisi Penanggulangan AIDS Indramayu), Puskesmas Balongan, Lapas Indramayu, Lurah Karanganyar, serta lainnya.

Selama diskusi, mitra binaan menyampaikan rasa terima kasih kepada PT KPI RU VI Balongan, khususnya Bagian Communication and CSR RU VI, yang telah banyak membantu dan mendampingi masyarakat melalui program pemberdayaan. Akil Mustofa, Ketua FORDERIN, mengungkapkan rasa syukurnya, “Sebelum bergabung dengan FORDERIN, saya tidak memahami pengelasan dan proyek. Namun, setelah mengikuti program ini, saya kini memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan sesuai keahlian.”

Hadi, guru di SLB Mutiara Hati, juga mengekspresikan perasaan yang serupa. Menurut Hadi, pihaknya sangat terbantu dengan program CSR Pertamina RU VI Balongan. “Awalnya, kami bingung mengantisipasi lulusan SLB Mutiara Hati. Beruntung, ada program CSR RU VI yang membekali siswa kami dengan keterampilan yang berguna,” jelas Hadi.

Hadi menambahkan bahwa saat ini, lulusan SLB Mutiara Hati dapat dipekerjakan melalui program PERINTIS, yang melatih mereka menjadi barista dan membuka coffee shop, sehingga memiliki pekerjaan bergizi. Harapannya, tidak hanya murid yang tuna rungu wicara, tetapi juga grahita dapat dibantu.

Mohamad Zulkifli, Manager Communication Relation & CSR RU VI Balongan, menegaskan bahwa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak sangat penting bagi kelangsungan dan perkembangan program-program yang dijalankan oleh Pertamina RU VI Balongan. “Pengembangan program ini tak terlepas dari hubungan dan dukungan bapak dan ibu yang bukan hanya menyetujui, tetapi juga memberikan masukan agar program dapat dimonitor dengan baik,” ujar Zulkifli.

Mengakhiri acara, Zulkifli mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah hadir dan berharap program yang dijalankan bisa memberikan manfaat kepada mitra binaan Kilang Balongan.

Dian Sastrowardoyo

Dian Sastrowardoyo, seorang peneliti dan lulusan S2 Antropologi Budaya dari Universitas Udayana, sering menulis di BudayaNusantara.co.id. Dengan penerapan teknik SEO, artikel-artikelnya tentang kebudayaan dan sosial Indonesia mendapat peringkat tinggi di mesin pencari, menjangkau audiens yang lebih luas yang tertarik pada topik tersebut.

Press ESC to close