Home Teras Bisnis Pengrajin Wayang Kertas di Indramayu Ini Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Pengrajin Wayang Kertas di Indramayu Ini Butuh Uluran Tangan Pemerintah

- Advertisement -

Indramayu – Pandemi memang berpengaruh cukup besar bagi kehidupan ekonomi seseorang. Sehingga penghasilan para pencari nafkah menurun drastis bahkan hilang. Tak terkecuali dengan pengrajin wayang kertas, Sudirja. Orang yang membeli wayang buatannya tak lagi seramai dulu.

Sudirja merupakan warga asli Blok Gandok, Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Sebelum pandemi menyerang, wayang kertas yang ia buat sendiri itu laku di kisaran harga Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per satu buah.

“Sebelum pandemi, saya bisa mendapat untung yang lumayan bisa menafkahi keluarga. Namun kini pesanan wayang tak ada lagi,” ungkap Sudirja saat Teraspendopo.com menemuinya di rumahnya pada Rabu (16/12/2020) sore.

Sebetulnya ia tak patah semangat. Meski tak ada lagi yang datang, ia mencoba mengenalkan wayang buatannya dengan memajangnya didepan rumah. Ia hanya berharap agar orang-orang yang lewat tertarik untuk membeli wayang-wayang buatannya tersebut.

- Advertisement -

Wayangnya bukanlah wayang sembarangan. Jika disamakan dengan konstruksi wayang yang ada di pagelaran wayang kulit profesional, maka wayang buatan Sudirja ini boleh diadu. Cuma karena terbuat dair kertas karton yang tak sebagus kulit sapi, maka wayang Sudirja tentu kalah ekslusif.

Sudirja, seperti masyarakat yang lain terdampak pandemi, juga berharap akan bantuan pemerintah. Sampai hari ini, kerajinan wayang kertasnya sama sekali belum tersentuh oleh bantuan pemerintah, baik tingkat desa hingga tingkat pusat.

“Saya berharap bisa seperti yang lain, yakni mendapat bansos atau semacamnya. Sebab sampai hari ini penghasilan saya masih belum jelas,” keluh Sudirja.

- Advertisement -
Boni Tabroni
Alumni Fakultas Hukum yang gemar menulis dan mendokumentasikan sesuatu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments