HomeTeras NasionalTekan Pandemi, Pemerintah Pusat Putuskan PSBB untuk Jawa-Bali

Tekan Pandemi, Pemerintah Pusat Putuskan PSBB untuk Jawa-Bali

- Advertisement -

Jakarta, Teraspendopo.com Pemerintah pusat melalui Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, memutuskan untuk melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Jawa dan Bali. Penerapan PSBB yang dimulai pada 11 – 25 Januari 2021 ini ditujukan untuk menekan angka penyebaran virus corona.

“Penerapan PSBB dilakukan di provinsi di Jawa dan Bali karena seluruh provinsi tersebut memenuhi salah satu dari empat parameter yang ditetapkan,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (06/01/2021).

Keputusan tersebut, menurut Airlangga, sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Dimana dalam isinya memuat parameter kasus dan mekanisme pembatasan. Airlangga juga menekankan bahwa ini bukan pelarangan kegiatan, tapi pembatasan.

Airlangga mengatakan bahwa pemerintah melihat data perkembangan penanganan Covid-19, seperti zona risiko penularan virus corona, rasio keterisian tempat tidur isolasi dan ICU. Selain itu, pemerintah juga melihat kasus aktif Covid-19 yang saat ini telah mencapai 14,2 persen.

- Advertisement -

Menurut Airlangga, pembatasan sosial di provinsi, kabupaten, atau kota harus memenuhi parameter terkait penanganan Covid-19.

“Parameter tersebut antara lain, tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional sebesar 3 persen. Kemudian tingkat kesembuhan di bawah nasional sebesar 82 persen,” papar Airlangga.

Airlangga juga menambahkan parameter lainnya yakni kasus aktif di bawah kasus aktif nasional sebesar 14 persen, dan keterisian RS untuk tempat tidur isolasi dan ICU di atas 70 persen.

Sementara itu pembatasan kegiatan masyarakat ini antara lain membatasi tempat kerja dengan bekerja dari rumah alias work from home (WFH) sebanyak 75 persen, belajar dilakukan secara daring, jam operasional pusat perbelanjaan, hingga pembatasan jam operasi moda transportasi.

- Advertisement -
Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments