HomeTeras DaerahPBH PERADI Indramayu Nilai Pengacara Korban Lakukan Pelanggaran

PBH PERADI Indramayu Nilai Pengacara Korban Lakukan Pelanggaran

Indramayu, Teraspendopo.com Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Persatuan Advokat Indonesia (PERADI), Carivan Asidiq, S.H., menilai apa yang dilakukan oleh pengacara korban tindak pidana pencabulan merupakan pelanggaran.

Carivan menilai apa yang dilakukan oleh pengacara korban merupakan hal yang tidak wajar dan melanggar etika. Sebab menurutnya perkara tersebut sudah masuk P21 dan seharusnya tinggal dibuktikan saja dalam pengadilan.

“Jelas ini ada pelanggaran kode etik advokat. Sebab seolah-olah ia sedang mempromosikan atau mengiklankan diri ditambah ada penyerangan terhadap pribadi jaksa dan institusi kejaksaan,” ungkap Carivan.

Carivan juga menambahkan bahasa-bahasa yang dipakai oleh pengacara korban itu bukanlah bahasa pengacara. Sebab pemakaian kata “habisi” maupun “habisi lo” yang terungkap di video yang diunggah di media sosial terkesan bahasa preman.

Sebagai Ketua PBH PERADI Indramayu, Carivan menyesalkan hal tersebut. Sebab selain dinilai melanggar kode etik, mengunggah video tersebut ke media sosial juga berpotensi melanggar UU ITE.

“Meski saya tidak berada dalam satu organisasi dengan pengacara tersebut, saya sangat menyesalkan hal tersebut,” pungkas Carivan.

Sebelumnya sempat terjadi adu mulut antara Tisna Prasetya dengan pengacara korban tindak pidana pencabulan, Toni RM, yang mempermasalahkan penanganan perkara tindak pidana pencabulan dan persetubuhan.

Adu mulut ini viral setelah diunggah oleh akun Facebook “Toni RM” pada 8 September 2021. Video ini mendapat 7.800-an reaksi, 3.500-an komentar, dan 3.400 kali dibagikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments