HomeTeras BisnisPatrol Kini Bisa Disebut Kota Faskul (Fashion Kuliner)

Patrol Kini Bisa Disebut Kota Faskul (Fashion Kuliner)

Indramayu, Teraspendopo.com Kecamatan Patrol, merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Indramayu yg memiliki prospek perekomian yang bagus. Selain lokasinya strategis dilintasi jalur trans nasional, Kecamatan Patrol berada di wilayah zona industri.

Wilayah ini terus berkembang, itu terlihat semakin bertambahnya usaha perdagangan dan jasa, serta bisnis properti. Perkembangan ekonomi di wilayah yang terletak di Indramayu bagian barat ini, bagi jasa perbankan (bank konvensional maupun syariah) kini membuka kantor cabangnya.

Keberadaan jasa perbankan, tentunya juga sangat membantu bagi pelaku usaha untuk menyimpan hasil usahanya maupun mendapatkan kredit atau pinjaman modal. Dengan berdirinya kantor kantor perbankan, bahwa wilayah Kecamatan Patrol, telihat jelas memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang bagus.

Diantara bisnis atau usaha yang kini berkembang di wilayah ini, seperti kuliner dan properti. Pelaku usaha baik lokal maupun luar daerah membuka usaha kuliner dan properti, karena memiliki potensi yang bagus. Terbukti, keberadaan rumah kredit laris manis, kuliner pun diburu warga.

Banyaknya warung warung jajanan, Patrol kini disebut kota kuliner atau juga ada yang menyebutnya Faskul (fashion kuliner).Karena keberadaan warung jajanan nampak terlihat menghiasi sepanjang jalan antara Patrol – Limpas. Bahkan kini hampir disetiap sudut wilayah. Memang benar sih ?, selain kuliner, di Patrol juga menjamur toko toko pakaian. Sama seperti warung jajanan, toko pakaian menjamur di sepanjang jalan Patrol- Limpas. Toko pakaian lebih di dominasi sebutan Distro. Selain itu terdapat sejumlah toserba.

Perkembangan usaha mikro turut membantu memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah Patrol, dan secara umum Kabupaten Indramayu. Pertumbuhan ekonomi, tentunya dapat berkembang, selain ditunjang keberadaan wilayah yang strategis, juga karakteristik maupun ideologi masyarakatnya. Tentunya pula suport dari Pemerintah daerah.

Sebagian masyarakat di wilayah bagian barat Indramayu, memiliki ideologi hedonisme. Diambil dari bahasa Yunani, ” hedon” dalam pengertian hedonisme berarti kesenangan. Sedangkan menurut kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hedonisme adalah pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup. Menikmati jajan di warung kuliner, meski bagian dari hedonsime, namun memiliki nilai positif. Masyarakat kini tidak harus pergi ke kota kota besar, apalagi ke luar negeri. Karena warung warung kuliner yang ada di Kecamatan Patrol, menyediakan menu makanan yang ada di kota besar.

Keberadaan warung kuliner bisa menjadi tempat kumpul dengan teman, keluarga atau kerabat, kongkritnya ajang silaturahmi. Bagi pelaku usaha mikro pun senang, dan wilayah Patrol pun pertumbuhan ekonominya menjadi berkembang.

Kini setelah Pemerintah mengendorkan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi usaha kuliner, warung warung jajanan kembali bergeliat. Yuk, datang ke Patrol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments