Pada Lampu Kota Bagian Belakang Kendaraan Pada Bohlam Lampunya Terdapat 2 Filament Satu Filament Untuk Lampu Kota Dan Satu Filament Untuk Lampu

Lampu kota bagian belakang adalah salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor. Lampu ini berfungsi sebagai penanda posisi kendaraan di malam hari, serta memberikan informasi kepada pengendara di belakang mengenai arah dan kecepatan kendaraan. Lampu kota bagian belakang juga berperan sebagai lampu rem, yang memberikan sinyal kepada pengendara di belakang bahwa kendaraan akan berhenti atau sedang mengurangi kecepatan. Dengan demikian, lampu kota bagian belakang memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga keselamatan berkendara, terutama di kondisi jalan yang gelap atau cuaca buruk.

Lampu kota bagian belakang umumnya menggunakan bohlam sebagai sumber cahaya. Bohlam ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga kinerja lampu kota bagian belakang. Oleh karena itu, pemilihan bohlam yang tepat dan perawatan yang baik sangat diperlukan untuk memastikan lampu kota bagian belakang dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pencahayaan yang optimal.

Fungsi Bohlam Lampu Kota Bagian Belakang


Bohlam lampu kota bagian belakang memiliki fungsi utama sebagai sumber cahaya yang akan memancarkan sinar ke belakang kendaraan. Fungsi ini sangat penting untuk memberikan informasi kepada pengendara di belakang mengenai posisi dan kecepatan kendaraan. Selain itu, bohlam juga berperan sebagai lampu rem, yang akan menyala ketika pengemudi menginjak pedal rem, memberikan sinyal kepada pengendara di belakang bahwa kendaraan akan berhenti atau sedang mengurangi kecepatan.

Selain itu, bohlam juga berperan sebagai lampu sein, yang memberikan sinyal kepada pengendara di belakang mengenai arah belok kendaraan. Dengan demikian, bohlam lampu kota bagian belakang memiliki fungsi yang sangat vital dalam menjaga keselamatan berkendara, terutama di malam hari atau kondisi jalan yang gelap. Oleh karena itu, pemilihan bohlam yang tepat dan perawatan yang baik sangat diperlukan untuk memastikan lampu kota bagian belakang dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pencahayaan yang optimal.

Photo Badminton tournament

Komponen Bohlam Lampu Kota Bagian Belakang


Bohlam lampu kota bagian belakang terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu filament, gas pendorong, dan tabung kaca. Filament adalah inti dari bohlam yang berfungsi sebagai sumber cahaya. Ketika listrik mengalir melalui filament, maka filament akan memanas dan memancarkan cahaya. Gas pendorong berperan untuk mencegah oksidasi pada filament, sehingga umur bohlam dapat lebih panjang. Tabung kaca berfungsi sebagai pelindung bagi filament dan gas pendorong, serta sebagai media untuk memancarkan cahaya ke luar.

Selain komponen utama tersebut, bohlam lampu kota bagian belakang juga dilengkapi dengan fitting atau soket yang berfungsi sebagai tempat untuk memasang bohlam pada lampu kendaraan. Fitting ini juga berperan sebagai penghubung antara bohlam dengan sistem listrik pada kendaraan. Dengan demikian, fitting juga memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kinerja bohlam lampu kota bagian belakang.

Perbedaan Filament Lampu Kota dan Lampu Rem


Meskipun keduanya menggunakan bohlam sebagai sumber cahaya, namun terdapat perbedaan antara filament lampu kota bagian belakang dan lampu rem. Filament lampu kota bagian belakang umumnya lebih kecil dan memiliki daya cahaya yang lebih rendah daripada filament lampu rem. Hal ini dikarenakan fungsi utama dari lampu kota bagian belakang adalah sebagai penanda posisi kendaraan di malam hari, sehingga tidak memerlukan cahaya yang terlalu terang.

Sementara itu, filament lampu rem memiliki daya cahaya yang lebih tinggi dan umumnya lebih besar daripada filament lampu kota bagian belakang. Hal ini dikarenakan fungsi utama dari lampu rem adalah untuk memberikan sinyal kepada pengendara di belakang bahwa kendaraan akan berhenti atau sedang mengurangi kecepatan, sehingga memerlukan cahaya yang lebih terang dan mencolok.

Perawatan Bohlam Lampu Kota Bagian Belakang


Perawatan bohlam lampu kota bagian belakang sangat penting untuk memastikan kinerja lampu tetap optimal dan memberikan pencahayaan yang baik. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan bohlam adalah pembersihan secara berkala. Debu dan kotoran yang menempel pada bohlam dapat mengurangi intensitas cahaya yang dipancarkan, sehingga perlu untuk membersihkannya secara rutin.

Selain itu, periksa juga kondisi fitting atau soket bohlam secara berkala. Pastikan tidak ada korosi atau kerusakan pada fitting, karena hal ini dapat mengganggu aliran listrik dan menyebabkan bohlam tidak menyala dengan baik. Selain itu, pastikan juga tidak ada konsleting pada kabel penghubung antara bohlam dengan sistem listrik kendaraan.

Kendala yang Sering Terjadi pada Bohlam Lampu Kota Bagian Belakang


Beberapa kendala yang sering terjadi pada bohlam lampu kota bagian belakang antara lain adalah putusnya filament, kerusakan fitting atau soket, serta konsleting pada kabel penghubung. Putusnya filament dapat disebabkan oleh getaran atau goncangan yang terjadi pada kendaraan, sehingga menyebabkan filament patah atau putus. Kerusakan fitting atau soket dapat disebabkan oleh korosi akibat paparan air atau kelembaban yang berlebihan. Sedangkan konsleting pada kabel penghubung dapat disebabkan oleh usia bohlam yang sudah tua atau penggunaan listrik yang tidak stabil.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, diperlukan perawatan dan perbaikan secara berkala. Pastikan untuk selalu memeriksa kondisi bohlam secara rutin dan segera ganti jika ditemukan kerusakan atau tanda-tanda keausan. Selain itu, pastikan juga untuk menggunakan bohlam yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan dan hindari penggunaan listrik yang tidak stabil.

Tips Memilih Bohlam Lampu Kota Bagian Belakang yang Tepat


Dalam memilih bohlam lampu kota bagian belakang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mendapatkan bohlam yang tepat dan berkualitas. Pertama, pastikan untuk memilih bohlam yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Periksa daya cahaya, ukuran, dan jenis fitting atau soket bohlam agar sesuai dengan sistem listrik pada kendaraan.

Selain itu, pilihlah bohlam yang memiliki sertifikasi standar mutu dan keamanan. Bohlam dengan sertifikasi standar mutu biasanya memiliki kualitas yang lebih baik dan umur pakai yang lebih panjang. Selain itu, pastikan juga untuk memilih bohlam dengan merek terpercaya dan memiliki reputasi baik di pasaran.

Terakhir, pastikan untuk memperhatikan daya tahan bohlam terhadap getaran dan goncangan. Pilihlah bohlam yang memiliki daya tahan tinggi terhadap getaran agar tidak mudah rusak akibat goncangan saat berkendara. Dengan memperhatikan tips-tips tersebut, diharapkan dapat membantu Anda dalam memilih bohlam lampu kota bagian belakang yang tepat dan berkualitas untuk kendaraan Anda.