Home Teras Daerah NU Care Lazisnu Bantu Korban Banjir di Widasari Indramayu

NU Care Lazisnu Bantu Korban Banjir di Widasari Indramayu

Indramayu – Curah hujan yang tinggi dan jebolnya tanggul membuat Sungai Cibuaya meluap yang mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu. Tepatnya di Desa Kongsijaya dan Desa Widasari, yang hingga saat ini masih belum surut. Akibatnya Ratusan rumah di kedua desa tersebut masih terendam.

Tampak warga yang dari semalam berjaga dan bersiaga memantau kondisi banjir yang hingga saat ini Rabu( 6/1) masih menggenangi dua desa tersebut. Sebagian berjaga di posko dan lainnya mengatur lalulintas akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Widasari dan Lelea.

Banjir yang mulai terjadi dari Selasa (5/1) kemarin sampai saat ini masih belum ada tanda-tanda akan surut, karena debit air sungai dan curah hujan masih tinggi di kawasan tersebut di Blok Cibogor RT 12 RW 4 Desa Kongsijaya yang terendam dengan ketinggian 10 cm sampai dengan 1 meter.

Beberapa jam setelah terjadi banjir di kedua desa tersebut, UPZIS NU Care LAZISNU Widasari bergerak menuju lokasi banjir, untuk memberikan bantuan sembako dan alat kesehatan sekaligus mendirikan posko banjir dan melayani kesehatan para korban banjir dengan melibatkan semua Lembaga dan banom NU Widasari.

Ketua UPZIS NU Widasari, Mafruhi mengatakan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak Pemdes Konsijaya dan Widasari untuk mendata korban banjir yang nanti akan kami salurkan berupa sembako dan obat-obatan untuk para korban.

“Genangan air sampai sekarang belum surut, dan akan kami upayakan untuk evakuasi warga yang terjebak untuk mengungsi,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Konsijaya, H Sutarjo mengatakan banjir ini terjadi akibat luapan Kali Cibuaya dan jebolnya tanggul Rawabacin, sehingga air sungai meluap dan masuk kedalam rumah penduduk, ditambah kondisi cuaca masih hujan sampai saat ini.

Menurut Sutarjo, ini merupakan bencana yang kesekian kalinya. Warga yang tinggal di dekat bantaran sungai kondisi rumahnya masih banyak yang terendam dan yang paling parah sekitar 10 rumah terendam banjir sebagian mengungsi di posko banjir yang sudah disediakan.

“Kami sudah menyediakan dapur umum dan mendata warga korban banjir yang rumahnya terendam, sekitar 10 rumah yang terendam kemudian segera kami salurkan bantuan untuk mereka. Kami ucapkan terimakasih pada UPZIS NU Care LAZISNU Widasari yang dari kemarin selalu siaga membantu mengatasi banjir di Desa Kongsijaya. Kami juga berharap bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan dari pemerintah Kabupaten Indramayu segera datang, karena saat ini kondisi genangan air masih tinggi,” imbuhnya.

Tampak petugas dari BPBD kabupaten indramayu, TNI Koramil Bangodua dan Polsek Widasari juga sudah bersiaga dari kemarin. Ratusan rumah juga terendam banjir di Rt.01 Rw.02 Desa Widasari kec. Widasari Indramayu, 110 rumah warga yang terendam. Genangan air mulai dari 20cm sampai 70cm. Meski demikian, warga masih tetap bertahan di rumahnya dan tidak mengungsi di posko pengungsian.

Menurut salah satu warga korban banjir, Marzuki mengatakan,mereka masih tetap bertahan karena genangan air belum parah dan masih bisa diatasi. Namun bila kondisi banjir sudah mulai parah, ya terpaksa kami akan mengungsi.

Sementara itu Pemdes Widasari sibuk mendata warganya yang terkena banjir, sekaligus mendirikan posko banjir dan dapur umum yang terletak di Kantor Balai Desa Widasari.

Kepala Desa Widasari, H. Saepudin menjelaskan pihaknya akan melakukan gerakan cepat tanggap bencana dengan mendata korban banjir untuk memberikan bantuan sembako, obat-obatan sekaligus mendirikan dapur umum di kantor desa agar para korban dapat terbantukan.

“Nanti akan kami layani dan berikan fasilitas penanganan kesehatan, ke depan kami akan berkoordinasi dengan Pemdes Kongsijaya untuk bekerja sama mengatasi masalah banjir. Dan kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Upzis NU Care LAZISNU Widasari karena ini sangat membantu para korban banjir yang sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan untuk meringankan beban mereka,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments