HomeTeras PolitikNina Agustina Bachtiar: Politik Uang Itu Pembodohan

Nina Agustina Bachtiar: Politik Uang Itu Pembodohan

Indramayu – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 rentan terjadi politik uang. Apalagi ada hasil survey dari LSI yang menyatakan bahwa 50% respondennya masih pragmatis. Namun salah satu calon bupati, Nina Agustina Bachtiar, berharap agar praktek ini dihilangkan.

Nina mengimbau agar masyarakat Indramayu bisa memilih secara demokratis tanpa adanya politik uang. Sebab menurutnya hal itu akan menurunkan kualitas demokrasi dan kepemimpinan daerah yang akan didapatkan Indramayu dari pelaksanaan Pilkada tersebut. Kalau prosesnya kotor, maka tidak akan mungkin mendapatkan kepemimpinan yang bersih.

“Tindakan politik uang sama saja menyogok rakyat. Hal ini tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada rakyat. Ini namanya pembodohan,” ungkap Nina dalam keterangan medianya yang diterima Teraspendopo.com pada Jum’at (16/10/2020) siang.

Meski begitu Nina masih optimis bahwa instrumen Pemilu di Indramayu bisa meminimalisir praktek kotor tersebut. Sehingga Pilkada yang bersih dan berkualitas bisa didapatkan dengan baik.

Calon bupati dari PDI Perjuangan ini berulang kali mengajak agar masyarakat bisa memilih pemimpin yang tepat dan bisa membawa Indramayu lebih baik tanpa adanya politik uang.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu telah menerima pengaduan salah satu Paslon yang diduga telah melakukan praktek politik uang. Oleh karenanya Nina berharap agar seluruh masyarakat Indramayu bisa mengawasi dan mencegah terjadinya praktek yang mengotori demokrasi ini.

Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments