HomeTeras PolitikDiarak Dengan Becak, Nina-Lucky Daftar ke KPU Indramayu

Diarak Dengan Becak, Nina-Lucky Daftar ke KPU Indramayu

- Advertisement -

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Indramayu 2020, Nina Agustina Bachtiar dan Lucky Hakim, mendaftarkan diri ke KPU Indramayu dengan mengambil jadwal di hari pertama pada Jum’at (4/9). Keduanya diarak menggunakan becak dari Sekretariat DPC PDI Perjuangan Indramayu ke gedung KPU Indramayu.

Sebelum berangkat, seluruh kader PDI Perjuangan Indramayu melakukan konsolidasi di Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Jalan Pahlawan. Hal ini sekaligus orasi beberapa tokoh yang berkesempatan hadir dalam pendaftaran tersebut. Salah satu tokoh yang hadir adalah mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn.) Da’i Bachtiar, yang notabene adalah ayah dari Nina Bachtiar.

Purnawirawan jenderal bintang empat peraih Bintang Mahaputera Adipradana ini menyampaikan beberapa hal dalam sambutannya. Salah satunya adalah kehadirannya di acara pendaftaran tersebut sekaligus mengantar putrinya untuk pulang kampung. Selain itu mantan Duta Besar RI untuk Malaysia ini juga menyampaikan soal netralitas birokrasi di Indramayu yang menurutnya mengalami masalah.

“Saya dengan beberapa tahun lalu ASN di Indramayu digunakan untuk memenangkan pasangan tertentu. Maka mari kita awasi bersama agar ASN tetap netral,” ungkap Da’i Bachtiar.

- Advertisement -

Di tempat yang sama, Ketua DPD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, mengatakan bahwa Nina-Lucky harus mampu membawa perubahan di Indramayu. Sebab lawannya sudah 20 tahun berkuasa di Indramayu.

“Hari ini bukanlah final dari perjuangan kita. Namun hari ini adalah awal dari perjuangan kita untuk mengubah Indramayu,” kata Ono Surono berapi-api.

Setelah semuanya selesai, Nina Bachtiar dan Lucky Hakim kemudian dinaikkan ke becak menuju Kantor KPU indramayu di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 1. Keduanya diiringi oleh ratusan orang kader PDI Perjuangan dari berbagai penjuru Indramayu.

- Advertisement -
Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments