HomeTeras DaerahDorong Petani Berdikari, Nina Agustina Beri Bibit Melon Jepang

Dorong Petani Berdikari, Nina Agustina Beri Bibit Melon Jepang

Indramayu – Para petani di Kecamatan Sliyeg mendapatkan bibit melon cantalope atau sejenis melon Jepang secara gratis. Bibit tersebut diberikan langsung oleh Calon Bupati Indramayu nomor urut 4, Nina Agustina.

Pemberian bibit itu dilakukan saat Nina Agustina berkunjung ke Desa Sleman Kidul Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu (15/11/2020). Hadir juga Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono, Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu H Sirojudin, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, Abdul Rohman, Ketua DPC NasDem Indramayu, Eryani Sulam, dan beberapa relawan.

“Tadi bibit itu kita berikan langsung kepada petani di Desa Sleman Kidul dan menanamnya secara bersama sama secara simbolis,” ucap Nina.

Ia menuturkan, Penanaman bibit melon tersebut bukan hanya dilakukan sekarang saja melainkan sudah beberapa titik di kabupaten indramayu yang mana diharapkan petani berdikari itu sendiri tersebar merata di kabupaten indramayu.

“Bagaimanapun petani berdikari itu harus tumbuh di setiap desa, begitupun di kabupaten Indramayu,” ungkapnya

Selain pemberian bibit secara gratis, tak lupa pihaknya pun sebelum pemberian bibit tersebut juga petani diberikan pelatihan oleh ahli nya sehingga tentunya ketika selesai pelatihan hasil yang diperoleh baik.

Selain pemberian bibit melon secara gratis, pihak Nina juga memberikan pelatihan dari para ahli sehingga para petani mendapatkan pengetahuan penanaman yang baik. Hal itu bertujuan agar mendaptakan hasil panen melon yang baik.

“Sebelum pemberian bibit ini(melon cantaloupe, red), kita juga berikan pelatihan selama beberapa hari oleh ahli nya sehingga tentunya hasil yang diperoleh pun baik,” tukasnya

Salah satu petani yang sudah pernah mendapat bibit gratis beserta pelatihannya, Daryadi mengaku melon yang telah dipanennya memang diakui hasilnya sangat bagus.

“Jauh sekali dengan melon biasanya. Yang ini lebih manis dan lebih cantik diliatnya,” ungkap Daryadi.

Menurut Daryadi, panen kemarin belum sempat dipasarkan sebab dibagi-bagi dengan tetangga saja. Namun memang banyak juga yang menawarnya dengan harga yang lumayan tinggi.

“Ada juga yang menghargai sepuluh ribuan, tapi saya tak ambil karena memang niatnya berbagi dengan tetangga kalau panen,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan salah satu tokoh pemuda asal Desa Sleman, Sodikin, ia menyampaikan harapan para petani agar bisa diperhatikan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Para petani agar bisa berkembang dan mendapatkan bantuan sesuai program pemerintah sehingga masyarakat petani bisa merasakan hasilnya,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV yang membidangi masalah pertanian, Ono Surono menegaskan, terkait sektor pertanian, menurut Ono, khususnya untuk kabupaten Indramayu memang masih perlu pembenahan, terutama terkait dukugnan pemerintah daerah.

“Nanti kita akan support dari pusat, soal pertanian ini, Indonesia juga sedang fokus karena dalam rangka kedaulatan pangan nasional. Banyak program-program yang sudah diberikan di Indramayu secara langsung, tinggal nanti bagaimana adanya integritas antara pemerintah pusat dan daerah,” tandas Ono.

Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments