HomeTeras DaerahCemburu, Seorang Nelayan Tusuk Pengunjung Kafe dengan Ekor Ikan Pari

Cemburu, Seorang Nelayan Tusuk Pengunjung Kafe dengan Ekor Ikan Pari

- Advertisement -

Indramayu, Teraspendopo.com Dalam berbagai peristiwa, cemburu memang bisa menggelapkan mata dan menghilangkan akal sehat. Hal ini pula yang menjadi sebab End (32) seorang Cangkingan, Kecamatan kedokanbunder, Indramayu, tega menghabisi nyawa Erwanto alias Ato (33) pada Selasa (12/1/2021) dini hari.

Kejadian pembunuhan itu bermula saat End bersama temannya Hd (35) berkunjung ke Kafe “J” di desanya. Kedatangannya memang berharap untuk dijamu oleh salah satu pemandu lagu (PL) di kafe tersebut. Sayangnya, perempuan yang dimaksud sedang melayani Erwanto dan temannya Yaskur alias Maman (35).

End pun terbakar cemburu melihat pemandu lagu favoritnya sedang melayani konsumen lain. Dan rasa cemburu itu sepertinya menjadi dendam kesumat yang membuatnya merencanakan penyerangan kepada Ato dan Maman.

Saat Ato dan Maman dalam perjalanan pulang, End bersama Hd yang berprofesi sebagai nelayan ini, menghadang mereka. Tanpa sepatah katapun, terjadi penyerangan yang mengakibatkan sebuah pisau yang terbuat dari ekor ikan pari atau siwar menancap di perut Ato.

- Advertisement -

Maman bermaksud menolong Ato, namun End dan Hd yang sedang kalap mengeroyoknya sampai babak belur. Melihat kedua korbannya terkapar, End dan Hd pun melarikan diri.

Ato dan Maman kemudian segera dibawa ke rumah sakit. Namun malang bagi Ato, luka di perutnya akibat ekor ikan pari itu membuat nyawanya melayang. Sementara Maman masih menjalani perawatan intensif.

Menurut Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, korban Ato tewas setelah menjalani beberapa jam perawatan.

“Kedua tersangka sempat kabur. Namun kurangd ari 24 jam mereka bisa ditangkap,” ungkap Hafidh.

- Advertisement -

Hd ditangkap di halte bus Karangampel, Kabupaten Indramayu. Ia berencana kabur ke Jawa Tengah. Sementara End, sebagai pelaku utama, ditangkap di tempat persembunyiannya di Muara Baru, Jakarta Utara, pada Selasa (12/1/2021) pagi.

“Kedua tersangka masih kami periksa. Untuk saat ini motifnya cemburu,” tutup Hafidh.

- Advertisement -
Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments