Mangkok Ayam Jago (Rooster Bowl), Mangkok Legendaris Sejuta Pengguna

rooster bowl

TerasPendopo.com Pada hari-hari penting, Google selalu mengubah tampilan lamannya dengan tema tertentu yang disebut Google Doodle. Senin ini (12/9), Google menyajikan doodle dengan tema Rooster Bowl alias mangkok ayam jago. Bagaimana kisahnya?

Mangkok ayam jago ini memang sangat familiar dipakai dimana-mana. Mulai dari dapur rumah tangga, warung kaki lima, hingga restoran yang menyajikan menu-menu tertentu kerap memakai mangkok sederhana yang bergambar ayam jantan ini.

Asal-Usul Mangkok Ayam Jago

Mangkok ayam jago bermula dari orang Hakka, Guangdong, China lebih dari seabad yang lalu. Orang Hakka pada saat itu melukis ayam jago di mangkoknya. Dari situ dapat disimpulkan, mangkok ayam jago yang pertama kali hanya ada satu saja.

Pola ayam jago tersebut kemudian diduplikasi. Sehingga ditemukan beragam pola ayam jago yang berbeda-beda versi. Apalagi saat ini masing-masing pabrik pembuat mangkok juga punya cetakan yang berbeda. Namun pada intinya, filosofinya sama saja.

Orang Hakka pada saat itu menggambar ayam jago pada mangkok karena “ayam” dalam Bahasa Hakka mirip pengucapannya dengan “rumah” atau “keluarga”. Sehingga ketika sebuah mangkuk untuk makan digambar dengan ayam jago, maka dipercaya keluarga dan si pemakannya bakal menuai kesuksesan dalam hidup.

Mangkuk dengan gambar ayam jago ini kemudian tersebar kemana-mana seiring dengan masifnya migrasi warga China ke berbagai penjuru dunia. Sebab kemanapun warga China mencari penghidupan, mereka selalu membawa kearifan lokal leluhurnya. Ya, termasuk rooster bowl ini.

Sudahkah Anda makan dengan mangkok rooster bowl?

Leave a Reply

Your email address will not be published.