HomeTeras BisnisLelang Proyek di Indramayu Diduga Kamuflase, Pengusaha Rugi Ratusan Juta

Lelang Proyek di Indramayu Diduga Kamuflase, Pengusaha Rugi Ratusan Juta

- Advertisement -

Indramayu – Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Indramayu diduga melakukan pengondisian pemenang lelang. Hal ini terlihat dari perusahaan pemenang lelang proyek di Indramayu yang tidak memenuhi kualifikasi. Sebab diduga proses evaluasi berkas dokumen lelang itu janggal.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Surya Dharma Kabupaten Indramayu, Besar Buntara, S.Sos., beserta Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Elang Nusantara Kabupaten Indramayu, Burhan Rawedeng N.K., melalui jumpa pers di Canella Cafe pada Senin (12/10/2020) siang.

“Proses lelang itu diduga kuat hanyalah kamuflase panitia saja. Dan diduga kuat ada intervensi yang cukup kencang dari oknum pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ungkap Besar.

Besar menilai semua proses lelang yang berlangsung di UKPBJ Kabupaten Indramayu patut diragukan. Sehingga menurutnya penegak hukum harus segera turun tangan sebab terindikasi terjadi penyimpangan.

- Advertisement -

Jika ini berlanjut terus, ungkap Besar, maka pembangunan di kemudian hari akan merugikan negara. Sebab bakal dibangun dengan spesifikasi yang buruk karena ada dugaan korupsi sejak proses pengadaan.

“Terlebih lagi mereka yang sudah mengantongi posisi sebagai pemenang lelang justru ditunda dengan waktu yang tidak jelas,” lanjut Besar.

Ia menilai hal ini tentu merugikan pengusaha yang mengikuti lelang. Sebab dalam satu lelang saja, imbuhnya, seorang pengusaha harus mengeluarkan biaya Rp5 juta hingga Rp8 juta untuk satu dokumen. Saat ini ada 80 lelang proyek, kalau seorang pengusaha mengikuti seluruhnya, maka ia sudah keluar Rp640 juta hanya untuk dokumen lelang saja.

“Apalagi ketika mengikuti tender, kemudian pada saat pengumuman pemenang malah diundur dan harus mengikuti pelelangan ulang. Silakan hitung sendiri biaya yang mesti keluar,” ungkap Besar.

- Advertisement -

Berdasarkan data yang ada di LPSE Indramayu, ada sekitar 50 paket lelang di bidang jalan desa, 9 diantaranya ada di bidang Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) dan 30 lainnya di Tata Teknis Irigasi.

“Jika kondisinya begini terus, kami memohon aparat penegak hukum agar turun tangan menindaklanjutinya,” tutup Besar.

- Advertisement -
Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments