HomeTeras DaerahKunjungi Desa Panyindangan Wetan, Anggota DPR RI Komisi V Berharap Ada Solusi...

Kunjungi Desa Panyindangan Wetan, Anggota DPR RI Komisi V Berharap Ada Solusi Atasi Banjir di Indramayu

Indramayu, Teraspendopo.com Peristiwa banjir yang akhir-akhir ini dialami oleh Kab. Indramayu, menambah daftar pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah maupun pusat. Sebagaimana diketahui bersama bahwa banjir yang menggenangi Kab. Indramayu pada tahun 2021 ini ratusan rumah terendam. Untuk itu pemerintah baik daerah mau pun pusat diminta mencari solusi terbaik dalam hal mengatasi banjir di Indramayu.

Seperti yang disampaikan oleh Camat Sindang Drs.Ali Sukma Jaya Mulya (JM),SH,MM saat menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi V Bambang Hermanto, SE dan Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc, di Desa Panyindangan Wetan, Kec. Sindang, Kab. Indramayu. Kamis, 15/4/2021.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa mulai tahun 2019, beberapa Desa khususnya di wilayah Kec. Sindang sering mengalami kebanjiran.

“Meski tidak ada hujan, dan cuaca pun panas tapi tetap mengalami kebanjiran, apa lagi kalau di musim hujan,” Katanya.

Ali menyebut, air yang menggenangi berbagai wilayah di Indramayu diakibatkan dangkalnya sungai Cimanuk yang ada di Indramayu.

“Setelah kami pelajari dan kami lihat situasi dab kondisi, ternyata adanya sodetan sungai Cimanuk yang dangkal, yang perlu dinormalisasi,” Katanya.

Ia menambahkan, dari Desa Panyindangan Wetan hingga Desa Kenanga sudah dilakukan normalilasi, namun kata dia dari mulai Desa Sindang, Desa Penganjang hingga Desa Babadan sodetan itu sudah rata dengan jalan.

“Ini kalau sedikit saja ada banjir maka air itu akan meluap ke pemukiman warga,” Tuturnya.

Masih ditempat yang sama, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc, menyampaikan kalau melihat dokumen tata ruang di Kab. Indramayu, banyak lokasi rawan banjir yang tidak diperbolehkan ada pemukiman atau aktivitas ekonomi. Namun kata dia seiring berjalannya waktu, perkembangan jaman pun merubah kondisi di wilayah tersebut.

“Jadi daerah yang rawan banjir pun sudah dihuni,” Terangnya.

Sementara, Anggota DPR RI Komisi V Bambang Hermanto, SE, mengatakan salah satu penyebab banjir ialah bantaran sungai Cimanuk yang ada di Indramayu sudah tidak lagi terlihat seperti sungai dikarenakan banyaknya pemukiman diareal tersebut.

“Kalu kita melihat disini, salah satu nya adalah bantaran sungai Cimanuk itu ternyata sekarang sudah tidak lagi menjadi sungai, tapi menjadi daratan yang sekarang banyak dihuni oleh kelompok masyarakat, dan banyak didirikan bangunan sehingga kemudian sungai menjadi sempit, akhirnya ketika ada luapan sungai dari atas Cimanuk tidak bisa menampung arus air dari atas dan akhirnya banjir meluap ke pemukiman,” Ucapnya.

Ia menegaskan hal itu bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab BBWS saja selaku pengelola sungai, tapi juga disini ada tanggungjawab Pemda untuk bisa menertibkan pemukiman yang ada di bantaran sungai.

“Tadi saya lihat ternyata di bantaran sungai Cimanuk ini sudah banyak didirikan bangunan, nah ini kan jadi masalah juga bagi BBWS untuk melaksanakan normalisasi, namun kalau kondisinya tidak bisa dirubah dan tidak bisa ditata, bagaimana mungkin bisa dinormalisasi,” Tuturnya.

Menurut Bambang, hal itu merupakan masalah baru, untuk itu kata dia melalui Camat pihaknya berharap pemerintah daerah dan BBWS bisa bersinergi untuk mencari solusi penanganan banjir di Indramayu.

Ia berharap semua pihak bisa satu bersuara, sehingga semua sama-sama bekerja sesuai dengan tupoksinya untuk bisa menyelesaikan persoalan itu agar semua masalah banjir bisa teratasi dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments