TerasPendopo.comTerasPendopo.com Informasi Aktual dan Terbaru

Kenali Bedanya Obat Paten dan Obat Generik

Sebagian besar orang mungkin sudah pernah mendengar istilah obat paten dan obat generik, tetapi tidak sedikit yang belum memahami secara pasti apakah perbedaan di antara keduanya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang definisi, perbedaan, hingga contoh dari obat paten dan obat generik.

Pengertian Obat Paten dan Obat Generik

Obat Paten

Obat paten adalah jenis obat yang diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan farmasi tertentu yang memiliki hak paten atas obat tersebut. Hak paten ini diberikan kepada perusahaan yang pertama kali menemukan, mengembangkan, dan melakukan penelitian terhadap obat tersebut.

Biasanya, obat paten memiliki nama khusus atau nama merek dan harganya biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan obat generik.

Obat Generik

Sebaliknya, obat generik adalah obat yang memiliki komposisi zat aktif yang sama dengan obat paten, tetapi tidak memiliki hak paten. Ini berarti obat generik dapat diproduksi oleh banyak produsen tanpa adanya batasan hak paten.

Obat generik biasanya dinamai berdasarkan zat aktif yang terkandung di dalamnya dan memiliki harga yang lebih murah dibandingkan obat paten.

Sejarah Obat Paten dan Obat Generik

Sejarah Obat Paten

Sejarah obat paten bermula dari abad ke-19, ketika penemuan dan pengembangan obat mulai tumbuh pesat. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perusahaan farmasi mulai melakukan penelitian dan pengembangan intensif guna menciptakan obat yang efektif dan aman.

Hak paten diberikan sebagai bentuk penghargaan dan perlindungan terhadap penemuan dan penelitian dari perusahaan farmasi tersebut.

Sejarah Obat Generik

Di sisi lain, konsep obat generik muncul sejak awal abad ke-20 sebagai upaya untuk memperluas akses obat kepada masyarakat luas.

Melalui standardisasi dan regulasi yang ketat, produsen obat generik dapat memproduksi obat yang memiliki kualitas dan keamanan yang sama dengan obat paten, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau.

Contoh Obat Paten dan Obat Generik

Sebagai contoh, perhatikan obat dengan zat aktif Paracetamol. Panadol adalah salah satu obat paten yang mengandung Paracetamol, diproduksi oleh perusahaan farmasi GlaxoSmithKline. Di sisi lain, obat generik yang mengandung Paracetamol ada banyak, seperti Paramex, Sanmol, dan lainnya.

Kesimpulan

Secara umum, perbedaan mendasar antara obat paten dan obat generik terletak pada status hak patennya dan harganya. Meskipun obat paten biasanya lebih mahal, tidak berarti obat tersebut lebih efektif atau lebih baik dibandingkan obat generik.

Hal ini karena obat generik juga melewati proses kontrol kualitas yang ketat layaknya obat paten. Meski begitu, memilih obat paten atau obat generik sepenuhnya tergantung pada preferensi dan kemampuan finansial setiap individu.

Namun, dalam memilih obat, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional. Apapun jenis obat yang dipilih, memastikan bahwa obat tersebut aman dan sesuai untuk kondisi kesehatan individu adalah hal yang paling utama.

Dian Sastrowardoyo

Dian Sastrowardoyo, seorang peneliti dan lulusan S2 Antropologi Budaya dari Universitas Udayana, sering menulis di BudayaNusantara.co.id. Dengan penerapan teknik SEO, artikel-artikelnya tentang kebudayaan dan sosial Indonesia mendapat peringkat tinggi di mesin pencari, menjangkau audiens yang lebih luas yang tertarik pada topik tersebut.

Press ESC to close