HomeTeras DaerahKader Ansor Indramayu Ini Sukses Rakit Konsentrator Oksigen

Kader Ansor Indramayu Ini Sukses Rakit Konsentrator Oksigen

Indramayu, Teraspendopo.com Sebuah alat bertenaga listrik dengan aneka tabung dan selang tiba-tiba terpampang di Kantor PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Indramayu. Menurut Krisma Trisnadi, pemuda yang membawa alat tersebut, alat ini disebut konsentrator oksigen.

Alat tersebut memang tidak sama persis dengan yang tersedia di rumah sakit maupun tempat penyedia isi ulang tabung oksigen. Namun ternyata, menurut Krisma, dari alat yang dibawanya ini sama-sama bisa menghasilkan oksigen yang diklaim lebih baik dari konsentrator pada umumnya dengan standar WHO.

Krisma Trisnadi adalah seorang mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma yang berasal dari Desa Sukatani, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Ia berhasil merakit konsentrator oksigen bermodal komunikasi dengan para seniornya di luar negeri.

“Saya sudah mendapat izin penelitian dari Ketua Prodi Teknik Mesin Universitas Gunadarma, dan mendapat izin juga dari rekan ilmuwan di luar negeri terkait pembuata konsentrator oksigen ini. Karena ini sangat dibutuhkan masyarakat,” terang Krisma.

Untuk mendapat dukungan pengembangan konsentrator oksigen rakitannya ini, Krisma membawanya ke Kantor PC Ansor Indramayu dan langsung ditemui oleh sang ketua, Edi Fauzi. Sebab Krisma sendiri merupakan kader Ansor yang kebetulan kuliah di luar kota.

“Konsentrator oksigen ini merupakan barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama saat pandemi ini. Apalagi Indramayu mengalami peningkatan kasus pada awal Juni kemarin. Kami sangat menyambut baik inovasi dari kader kami,” jelas Edi pada Teraspendopo, Kamis (26/08/2021).

Menurutnya inovasi ini wajib mendapat dukungan dari semua kalangan terutama Pemkab Indramayu. Yang mana ketika inovasi ini berhasil tentu saja bisa mengangkat nama Indramayu di kancah nasional hingga internasional.

Konsentrator oksigen sendiri merupakan sebuah alat yang beroperasi menggunakan listrik. Alat ini mampu menyaring udara di sekitar yang awalnya 80 persen nitrogen dan 20 persen oksigen.

Alat ini memisahkan nitrogen yang dikandung udara, sehingga bisa menghasilkan oksigen murni mencapai 95 persen. Oksigen murni ini bisa dimanfaatkan untuk para pasien yang mengalami saturasi oksigen dalam darah yang rendah seperti pasien Covid-19 maupun penyakit paru-paru lainnya.

Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments