HomeTeras DaerahJuru Parkir Meninggal Tanpa BPJS, Sistem Pengelolaan Parkir Dishub Indramayu Amburadul

Juru Parkir Meninggal Tanpa BPJS, Sistem Pengelolaan Parkir Dishub Indramayu Amburadul

Indramayu, Teraspendopo.com Nasib kurang beruntung menimpa Jefri, petugas parkir khusus pasar baru yang meninggal karena sakit paru-paru di RSUD Indramayu bertepatan di hari yang sama istrinya, Widi melahirkan putrinya yang pertama, pada Sabtu (27/03/2021).

Jefri bukan hanya tak sempat melihat kelahiran putrinya yang pertama, tapi Jefri juga tak mendapatkan santunan apapun dari pihak PT Sign Parking sebagai perusahaan pegelola lokasi parkir tempatnya bekerja.

Dari hasil penelusuran lebih lanjut, ternyata Jefri selama bekerja tidak mendapatkan hak-haknya sebagaimana di atur UU No. 3 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan, dan UU No.24 tahun 2011 Tentang BPJS.

Dan bukan hanya Jefri, ternyata teman – temannya sesama petugas parkir yang lainnya pun menyatakan bahwa selama ini mereka belum pernah mendapatkan kontrak kerja, gaji, dan kepersertaan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan

Seperti yang diungkapkan Kusnadi Juru Parkir Pasar Baru, dia mengaku telah bekerja sebagai Juru Parkir selama 20 tahun di tempat tersebut, yang sebelumnya dikelola langsung Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu. Namun sekitar satu tahun lebih telah di pihak ketiga ke PT. Sign Parking. Tapi selama dia bekerja di PT. Sign Parking tidak mengetahui status hubungan kerjanya, walaupun selama ini dia menyetorkan sejumlah uang yang telah ditentukan oleh PT. Sign Parking. Apalagi soal BPJS ketenagakerjaan dan lain- lain.

“20 tahun kerja di sini, ga tahu statusnya, ga ada statusnya. Cuma pekerja aja, yang penting setor, setor, setor aja. Untuk lapak saya setor 30 ribu perhari, lapak parkir semuanya ada 23 titik(Parkir khusus wilayah pasar baru_Red), untuk setorannya antara 25 ribu sampai dengan 30 ribu pertitik perhari Pak. BPJS ga ada, kesejahteraan ga ada, THR ga ada,” ungkap Kusnadi di pintu masuk pasar baru Indramayu, minggu(07/03/2021).

Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Indramayu, Rasito, saat dikonfirmasi kabar dan temuan ini menyatakan bahwa sesungguhnya pihaknya sudah menyertakan klausul dalam kontrak kerjasama antara Dinas Perhubungan Indramayu dengan Pihak – pihak pengelola perparkiran di Indramayu mewajibkan kepersertaan BPJS bagi petugas – petugas parkirnya.

“Kita ada perjanjian kerjasama yang disepakati antara pengelola dengan pihak perhubungan, kami sudah menekankan bahwa kebijakan Pak Kadis harus ada asuransi kepada pekerja, asurani kesehatan. Kemudian asuransi kendaraan,” kata Rasito di ruang kerjanya, jumat(12/03/2021).

Masih menurut Rasito, penekanan terhadap asuransi kami sampaikan. Asuransi ada dua, asuransi terhadap kendaraan sama asuransi tenaga kerja. Bahkan kami sarankan asuransi itu sampai anak satu. Tenaga kerjanya, istrinya, sampai anak satu yang kami tekankan untuk di asuransikan.

Rasito mengungkapkan bahwa tercatat 15 perusahaan mitra kerja dinas perhubungan Indramayu yang merupakan pengelola parkir di beberapa titik yang cukup ramai dan strategis. Kurang lebih Rp. 441.000.000 memberikan PAD selama tahun 2020. Namun demikian, Rasito belum mampu memberikan data kongkrit berapa dari jumlah petugas parkir di Indramayu antara yang belum dan sudah dipersertakan BPJS oleh mitra – mitra kerjanya. Dengan alasan kondisi Pandemi Covid-19, Rasito mengaku belum sempat mengevaluasi.

Sri Wulaningsih, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Indramayu merasa kaget ketika mendengar salah seorang petugas parkir yang turut “memungut” PAD di lapangan meninggal tanpa santunan dan tanpa asuransi dari BPJS. Ia berjanji tingkat kepatuhan perusahaan – perusahaan parkir di Indramayu akan segera dievaluasi dengan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Indramayu.

“Kalau sudah tahu masukan begini, nanti saya monitor,hasilnya hari rabu, dipanggil seperti apa, nanti kita minta data PT perusahaannya. Yau udah, petugas fungsional saya Pak Harjo atau Pak Haryo saya turunkan nanti, sambil bawa surat pemanggilan,” kata Wulan di ruang kerjanya, senin(15/03/2021).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments