HomeTeras DaerahInilah Hasil Klarifikasi Ketua AKSI di Bawaslu Indramayu

Inilah Hasil Klarifikasi Ketua AKSI di Bawaslu Indramayu

Indramayu – Puluhan kuwu dan perangkat desa mendampingi Ketua AKSI (Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu), Tarkani, yang dipanggil oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu pada Rabu (21/10/2020) di Sekretariat Sentra Gakkumdu Kabupaten Indramayu. Tarkani dipanggil untuk dimintai klarifikasi atas dugaan pelanggaran tindakan kuwu atau perangkat desa yang menguntungkan salah satu Pasangan Calon Bupati.

Puluhan kuwu dan perangkat desa yang turut mendampingi Tarkani kabarnya merupakan bentuk solidaritas terhadap Ketua AKSI. Pendapat ini juga dikemukakan oleh salah satu kuwu yang iktu mendampingi, yakni Kuwu Sukadana, Ino Norita. Menurutnya selain bentuk solidaritas, juga merupakan sebuah dukungan atas keputusan yang disampaikan oleh Bawaslu kepada Ketua AKSI.

“Kami bagian dari AKSI, oleh karenanya kami datang sebagai bentuk solidaritas dan mendukung apapun yang nanti diklarifikasikan oleh ketua,” ungkap Ino.

Sementara itu sekitar pukul 16.00 WIB, Tarkani pun selesai diklarifikasi oleh Bawaslu Indramayu dan keluar dari gedung Sekretariat Gakkumdu. Kepada media, Kuwu Desa Kebulen ini menyatakan bahwa acara klarifikasi telah selesai dan tidak ada masalah.

Menurut Tarkani, sebagai Ketua Umum AKSI, dirinya memfasilitasi seluruh pasangan calon untuk bisa bertemu dengan berbagai kuwu yang ada di Indramayu. Dengan pasangan calon nomor 1, nomor 3, dan nomor 4, semuanya menghubungi AKSI. Dan semuanya, menurut Tarkani, difasilitasi oleh AKSI.

“Pasangan calon nomor 2 yang belum menghubungi AKSI,” ungkap Tarkani.

Dengan pemanggilan ini, Tarkani menyatakan bahwa semuanya sudah terklarifikasi dengan baik. Menurutnya apa yang didengar di rekaman sudah dijelaskan kepada salah satu Pimpinan Bawaslu Indramayu, Supriadi, yang mengklarifikasinya.

Tarkani yang juga merupakan suami dari anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Golkar, Kursiah, ini diklarifikasi oleh Bawaslu Indramayu atas laporan dari Tim Hukum Pasangan Calon Nomor 3. Pelaporan ini dilakukan karena beredar rekaman yang cukup viral di media sosial, yang secara isi diduga merupakan sebuah pelanggaran yang menguntungkan salah satu pasangan calon bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments