HomeTeras DaerahPeringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-493 Berlangsung Khidmat

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-493 Berlangsung Khidmat

Indramayu – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-493 diperingati dengan sederhana dan hanya beberapa acara formal saja yang dilaksanakan. Salah satunya adalah Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Indramayu yang dilaksanakan pada hari Rabu (7/10/2020) pagi.

Sidang dalam rangka memperingati Hari Jadi itu berlangsung cukup khidmat karena tidak menghadirkan berbagai tamu undangan seperti peringatan sebelumnya. Peserta sidang hanya dihadiri oleh Pjs Bupati Indramayu, Bambang Tirtoyuliono, Ketua DPRD, Syaefudin beserta anggota dewan lainnya, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Indramayu. Adapun masyarakat umum hanya bisa menyaksikannya lewat live streaming yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu.

Menurut Pjs Bupati Indramayu, Bambang Tirtoyuliono, Kabupaten Indramayu sedang dihadapkan pandemi Covid-19 yang berdampak pada melemahnya sendi-sendi kehidupan dan perekonomian masyarakat. Sehingga penyebaran wabah ini harus segera diputus secara masif melalui kebijakan yang dianjurkan oleh pemerintah provinsi maupun pusat sesuai dengan karakteristik daerah.

“Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi agar pandemi ini tidak semakin memburuk. Tentunya berbagai upaya tersebut tidak akan membuahkan hasil optimal tanpa dukungan seluruh masyarakat,” kata Bambang dalam sambutannya.

Kebijakan demi kebijakan itu, kata Bambang, telah menuai hasil. Kabupaten Indramayu berangsur-angsur memasuki zona kuning, setelah sebelumnya nyaris merah atau berada di titik orange. Hal ini sedikit lebih baik dibandingkan dengan kota dan kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat yang masih berjibaku dengan zona merah Covid-19.

“Mudah-mudaha bisa segera zona hijau, sehingga kita bisa menjalankan adaptasi kenormalan baru,” ungkapnya.

Bambang juga menyinggung soal pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 yang sedang dilaksanakan di Indramayu ini. Ia berharap agar Pilkada kali ini tidak menimbulkan cluster baru. Ditambah lagi tidak ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam politik praktis sehingga tetap menjaga citra baik di mata masyarakat.

Sementara itu Pimpinan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu, Syaefudin, menyebut saat ini upaya-upaya kearah kesejahteraan masyarakat terus menuai hasil yang positif. Bahkan, menurutnya, upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu yang bersinergi dengan DPRD Kabupaten Indramayu dan stakeholder lainnya mendapatkan apresiasi dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.

Syaefudin mencontohkan Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapatkan Opini “Wajar Tanpa Pengecualian” dari Badan Pemeriksa Keuangan selama lima tahun berturut-turut. Hal ini, menurutnya, harus dijadikan motivasi bagi seluruh pemegang kebijakan untuk lebih baik lagi dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien.

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar ini juga menyebut Kabupaten Indramayu meraih penghargaan Adipura sebanyak sebelas kali, penghargaan sekolah Adiwiyata Nasional, dan Sekolah Berbudaya Lingkungan. Ini bisa menjadi cerminan kehidupan masyarakat Indramayu yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan hidup.

“Di sektor pertanian, Indramayu juga dipuji oleh pusat sebagai lumbung pangan nasional sebagai produsen beras tertinggi di Indonesia. Ini menunjukkan pembangunan di sektor pertanian membuahkan hasil dan perlu ditingkatkan,” ungkap Syaefudin.

Terakhir Syaefudin berpesan, momentum Hari Jadi Ke-493 Kabupaten Indramayu dengan mengambil tema “Ciptakan Kenyamanan, Keamanan, dan Kesejahteraan untuk Indramayu” wajib dilaksanakan dan oleh elemen masyarakat demi terjalinnya tali silaturrahmi, gotong-royong, dan saling mendukung untuk menjaga stabilitas, menyukseskan Pilkada serta mengendalikan penyebaran covid-19, dan tentunya untuk terciptanya masyarakat Indramayu yang lebih sejahtera.

Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments