HomeTeras DaerahDiduga Oknum Pendamping PKH Desa Cemara Intimidasi Pengusaha E- Warung dan Lakukan...

Diduga Oknum Pendamping PKH Desa Cemara Intimidasi Pengusaha E- Warung dan Lakukan Pungli

- Advertisement -

Indramayu, Teraspendopo.com Oknum Pendamping Program Keluarga Harapan ( PKH) Desa Cemara Kecamatan Centigi Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat Taryana diduga mengintimidasi pengusaha E- warung BNI46 agar tidak mencairkan uang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dibawah binaannya via chatt di aplikasi pesan singkat, Kamis(6/5/2021).

Hal ini diutarakan Maksum pengusaha E- warung BNI 46 Desa Cemara, menurutnya, Taryana melalui pesan singkat mengatakan kepadanya agar tidak mencairkan uang KPM PKH di bawah binaannya, jika tidak mau ada masalah.

“Dia (Red_ Taryana) ga pengen ruwed sama Agen di Cemara, ada permintaan kerjasama. Dia minta agar tidak mencairkan uang PKH milik KPM, karena menurut dia nunggu intruksi dari pendamping,” ungkap Maksum di kediamannya.

Selain itu Maksum juga menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) PKH nanti juga akan dicairkan memalui Taryana. Keterangan ini Dia dapatkan dari beberap ketua kelompok KPM PKH.

- Advertisement -

“Nanti suatu saat PKH dicairkan sama dia (Red_ Taryana), termasuk berasnya juga, program BPNTnya juga,” terang Maksum.

Senada dengan Maksum, Rasinih ketua Kelompok KPM PKH di bawah binaan Taryana. Dia mengatakan bahwa Taryana memerintahkan via telpon agar Ibu Rasinih datang ke rumah Pak RT Ali sambil membawa Kartu PKH untuk dicairkan.

“sekarang ga bisa bu, ibu jam 4 kumpul di Pak RT Ali. Sekalian bawa kartu, saya ga bisa bawa kartu, karena kartu masih di orang (Red_KPM PKH),” terang Rasinih.

Selain itu Taryana juga menanyakan soal fee pencairan KPM PKH kepada Rasinih.

- Advertisement -

“Dia datang kesini saat Isya, jadi anggota kumpul di sini semua. Dicairkan semua, dia yang ngasih uang, dia yang mencairkan, langsung bawa mesin bawa uang. Untuk administrasinya seiklasnya ada yang 10 ribu, 15 ribu, 50 ribu,” terang Rasinih.

Sementara itu Kabid Sosial Boy mengatakan, jika ada pendampin PKH yang mengondisikan pencairan apalagi ada pungutan liar. Dia tidak segan- segan memberikan surat peringatan (SP) 3.

“Kalau ditemukan ada pengondisian oleh pendamping PKH, apalagi ada pungutan liar, laporkan ke kita. Nanti akan kita analisa seberapa tingkat kesalahannya, kalau kesalahannya ringan, mungkin kita SP 1, sedang kita SP 2, berat kita SP 3, surat peringatan tertulis,” kata Boy di ruang kerjanya.

Sementara itu, Taryana Pendamping PKH Desa Cemara Kecamatan Centigi Kabupaten Indramayu saat dihubungi Teraspendopo.com via chatt dan telpon melalui aplikasi pesan singkat tidak menanggapi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments