HomeTeras DaerahBawaslu Indramayu Ajak Masyarakat Untuk Awasi dan Laporkan Politik Uang

Bawaslu Indramayu Ajak Masyarakat Untuk Awasi dan Laporkan Politik Uang

Indramayu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu mengajak masyarakat untuk bertindak partisipatif terhadap segala jenis pelanggaran pada Pilkada 2020 ini. Salah satu pelanggaran yang sering terjadi adalah tindakan politik uang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi, dihadapan tokoh masyarakat se-Kecamatan Sindang dalam acara Pengawasan Partisipatif Bagi Masyarakat di Tingkat Kecamatan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Tahun 2020 di Balai Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (11/11/2020).

Nurhadi menegaskan tindakan politik uang alias sering disebut sebagai money politic merupakan tindakan yang sangat dilarang dan merugikan. Tindakan ini berkaitan dengan pemberian benda atau barang yang dilakukan untuk menguntungkan salah satu pihak.

Semua bentuk pemberian, tambah Nurhadi, baik berupa uang tunai maupun barang tergolong sebagai politik uang berapapun nominalnya. Adapun terkait bahan kampanye yang memiliki nilai nominal juga dibatasi. Setiap item bahan kampanye hanya boleh diberikan jika harganya kurang dari Rp60 ribu.

“Hal tersebut sesuai dengan PKPU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU Nomor 4  Tahun 2017 tentang Kampanye. Ancaman sanksinya bisa mencapai tiga tahun penjara,” tegas Nurhadi.

Salah satu peserta yang hadir, Abdul Majid, mempertanyakan perihal pengawasan partisipatif masyarakat. Menurutnya politik saat ini sudah pada garis keras. Oleh karena itu pencegahannya harus benar-benar tegas. Sebab disisi yang lain masyarakat cenderung takut untuk melaporkan pelanggaran.

“Sebagian masyarakat merasa takut untuk melapor, karena khawatir ada intimidasi yang dilakukan terlapor. Oleh karena itu kami meminta ada jaminan perlindungan dari Bawaslu,” ungkap tokoh agama dari Desa Rambatan Wetan tersebut.

Menjawab pertanyaan tersebut, Nurhadi menegaskan kalau belum sampai pada proses pengadilan, Bawaslu menjamin kerahasiaan pelapor. Sebab menurutnya data diri pelapor wajib dirahasiakan dan ia menggaransinya.

“Oleh karena itu jangan pernah takut untuk melapor apabila terjadi pelanggaran di lapangan,” ungkap Nurhadi.

Nurhadi kemudian mengajak seluruh pihak, seperti aparat desa, ASN, dan tokoh masyarakat, untuk membangun komitmen bersama agar pelanggaran sekecil apapun bisa dicegah. Dan yang penting juga, kata Nurhadi, tokoh agama yang mengelola tempat ibadah untuk tidak memberikan kesempatan bagi calon manapun berkampanye disitu.

Akhmad Syaefullah
Akhmad Syaefullah merupakan founder Teraspendopo.com yang juga penggemar pedesan enthog. Pernah ngalap berkahnya kyai Lirboyo selama beberapa tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments