TerasPendopo.comTerasPendopo.com Informasi Aktual dan Terbaru

23 September Hari Maritim Nasional, Begini Pengertian dan Sejarahnya

Sebagai negara maritim, Indonesia memperingati Hari Maritim Nasional setiap tanggal 23 September setiap tahunnya. Kali ini diperingati untuk yang ke-59 kalinya.

Lantas apa sejarah dari Hari Maritim itu? Dan apa sebenarnya yang disebut dengan maritim? Berikut penjelasannya.

Pengertian Maritim

Maritim berasal dari kata Latin “Maritimus” yang berarti “dekat lautan”. Istilah maritim merujuk pada semua aktivitas yang berhubungan dengan laut atau perairan, mulai dari pengeksplorasian, pelestarian, hingga pemanfaatan sumber daya laut.

Konsep maritim mencakup segala hal yang berkaitan dengan kehidupan di laut, baik dari segi sosial, budaya, hingga aspek ekonomi dan pelayaran internasional.

Peringatan Hari Maritim Nasional

Hari Maritim Nasional diperingati setiap 23 September sebagai upaya mendorong masyarakat Indonesia untuk memahami dan mengapresiasi pentingnya sumber daya maritim.

Berbagai acara dan kegiatan diadakan untuk memperingati hari ini, seperti seminar, festival budaya maritim, pameran tentang keanekaragaman hayati laut, dan berbagai kegiatan lainnya yang menunjukkan kekayaan dan keanekaragaman maritim Indonesia.

Peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu maritim penting, seperti perubahan iklim, pencemaran laut, dan pelestarian keanekaragaman hayati laut.

Selain itu, peringatan ini juga dirancang untuk memperkuat kerjasama dan koordinasi antara pemerintah, industri maritim, dan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya maritim Indonesia.

Sejarah Hari Maritim Nasional

Hari Maritim Nasional pertama kali diperingati pada tanggal 23 September 1995. Tanggal ini dipilih berdasarkan peristiwa sejarah penting di Indonesia, yaitu penandatanganan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).

UNCLOS atau disebut sebagai Konvensi Hukum Laut Internasional ditandatangani oleh Indonesia pada tahun 1982, yang berlaku secara efektif pada tanggal 23 September 1994. Konvensi ini memberi Indonesia hak eksklusif untuk mengelola wilayah laut dan sumber daya alamnya.

Peristiwa tersebut melahirkan hak kedaulatan dan kewajiban untuk memanfaatkan, melestarikan, dan memanajemen sumber daya alam laut secara berkelanjutan.

Sejak itu, peringatan Hari Maritim Nasional setiap tahunnya menjadi pengingat bagi kita semua atas pentingnya lautan dan peran Indonesia di dunia maritim.

Penutup

Momentum Hari Maritim Nasional harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan dan memanfaatkan sumber daya laut yang kita miliki.

Indonesia sebagai negara maritim memiliki tantangan dan peluang yang besar dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya maritim untuk kesejahteraan bangsanya.

Dian Sastrowardoyo

Dian Sastrowardoyo, seorang peneliti dan lulusan S2 Antropologi Budaya dari Universitas Udayana, sering menulis di BudayaNusantara.co.id. Dengan penerapan teknik SEO, artikel-artikelnya tentang kebudayaan dan sosial Indonesia mendapat peringkat tinggi di mesin pencari, menjangkau audiens yang lebih luas yang tertarik pada topik tersebut.

Press ESC to close