Home Teras Pendidikan 2021, Pelajar di Indramayu Tetap Belajar di Rumah

2021, Pelajar di Indramayu Tetap Belajar di Rumah

- Advertisement -

Indramayu, Teraspendopo.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu memutuskan para pelajar di Indramayu pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 tetap belajar di rumah. Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Disdik Indramayu, Caridin, pada Selasa (5/1/2021).

Menurut Caridin, keputusan tersebut diambil karena melihat masih tingginya angka infeksi coronavirus di Indramayu. Sehingga semester genap yang sedianya dimulai pada 11 Januari 2021 masih tetap menggunakan metode pembelajaran jarak jauh atau sistem daring.

“Keputusan itu juga sudah dimusyawarahkan dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu yang berharap agar pembelajaran tatap muka ditunda,” ungkap Caridin.

Caridin berpesan pada orangtua siswa untuk mendampingi putra-putrinya agar maksimal dalam belajar. Sebab dalam pembelajaran jarak jauh ini partisipasi orang tua sangat menentukan kesuksesan belajar putra-putrinya.

- Advertisement -

Penundaan pembelajaran tatap muka ini juga ditujukan demi keselamatan anak didik, orang tua peserta didik, para guru, dan seluruh komponen pendidikan di seluruh Kabupaten Indramayu. Ia berharap agar penundaan ini bisa membantu dalam memutus infeksi Covid-19 terutama di Indramayu.

“Meskipun pembelajaran tetap muka ditunda, kami berharap kita semua tetap mematuhi 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan,” pungkas Caridin.

Dengan keputusan ini berarti seluruh jenjang sekolah di Indramayu tidak melakukan pembelajaran tatap muka. Karena meski di Jawa Barat sendiri ada 1.743 SMA dan SMK yang telah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan, namun keputusan untuk pembelajaran pada 11 Januari nanti diputuskan oleh daerah dengan memperhatikan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data yang diperoleh Teraspendopo.com, daerah yang mengajukan pembelajaran tatap muka disebabkan adanya kendala jaringan internet. Beberapa daerah tersebut meliputi Kabupaten Purwakarta, Kuningan, Garut, Cirebon, Pangandaran, Ciamis, Banjar dan Subang.

- Advertisement -

Sementara itu sebagian besar daerah lainnya tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah karena tidak mengalami kendala yang sama. Daerah tersebut antara lain Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Depok, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang.

- Advertisement -
Ashabul Kahfi
Penulis di Teras Digital Media Nusantara. Pembaca dari semua buku, santri semua kiai, dan murid dari semua guru.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments