HomeTeras Daerah10 Hari Operasi Jaran Lodaya, Polres Indramayu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

10 Hari Operasi Jaran Lodaya, Polres Indramayu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

- Advertisement -

Indramayu, Teraspendopo.com Dalam 10 hari operasi Jaran Lodaya, jajaran Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor di berbagai tempat di Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Herlambang, mengungkapkan pelaku dalam melakukan tindak pidana dengan kelompok yang sudah terlatih dan sudah menyiapkan alat-alat untuk melakukan kejahatan tersebut.

“Pelaku tidak sendiri, dalam melakukan aksinya mereka berkelompok dan sepuluh tersangka sudah kami tangkap, salah satunya perempuan,” ucapnya saat menggelar konferensi pers di halaman Polres Indramayu, Kamis (4/3/2021).

Kapolres menambahkan, satu dari sepuluh tersangka merupakan seorang perempuan. Sedangkan dua tersangka masih dibawah umur, sehingga pihaknya akan melakukan komunikasi dengan orang tuanya.

- Advertisement -

“Perlu kami sampaikan kepada orang tuanya maupun yang membina, bahwa kami sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor yang masih dibawah umur,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres memaparkan berbagai barang bukti hasil kejahatan yang berhasil disita oleh jajaran Polres Indramayu yakni, selembar STNK roda empat pick up, satu BPKB, dua buah anak kunci, empat buah anak kunci yang sudah runcing, selembar STNK Yamaha Fino, sebuah BPKB Yamaha Fino, dua buah plat nomor, satu unit kendaraan Honda Beat warna biru, satu unit Yamaha Fino, dua buah kunci roda dua, selembar STNK Supra X, sebuah flashdisk rekaman CCTV, satu setel pakaian yang digunakan pelaku, satu buah sebo penutup muka, satu lembar STNK Yamaha SE 88, dua buah kunci kontak, satu unit sepeda motor AEROX, sehelai kaos warna coklat bergaris kotak-kotak, dan sebuah tabung gas elpiji 3Kg.

“Dalam aksinya, pelaku melakukan tindak pidana pencurian di enam tempat yaitu Kecamatan Jatibarang, Kertasmaya, Cikedung, Terisi, Indramayu, Balongan,” terang Kapolres.

Dari 10 tersangka itu kata Kapolres merupakan berasal dari Desa yang berbeda, yaitu STRD Bin SHR, (44) asal Kedokanbunder, RYTO Als ARN Als BTK Als GRDNG (33), dari Krangkeng yang bertindak sebagai penadah, IRM EFYN Binti JMLDN, dari Cikedung, SMSR Als SM Bin YMN, warga Sliyeg, ANG AFD Als BX Bin SWR dari Widasari, KHR (57) dari Terisi, JY Als BLCK Bin DW, dari Terisi, TR SRD Bin TTG WRSdari Pasekan, AZS MLM Als PTT Bin MSLM dari Indramayu kota.

- Advertisement -

“Mereka dijerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun dan Pasal 480 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun,” jelas Kapolres.

Usai menggelar konferensi pers, Kapolres langsung menyerahkan secara simbolis motor milik korban yang sebelumnya telah dicuri. Motor tersebut ditemukan oleh jajaran Polres Indramayu saat melakukan operasi Jaran Lodaya di wilayah Hukum Polres Indramayu selama 10 hari.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Recent Comments